Monday, 29 November 2010

kisah anak yg kehilangan 2 tangan karena ayahnya

Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan mobil1.jpg, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja motor.jpgkarena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah adam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..
Selengkapnya...

anak lelaki dan pohon apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senangbermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangatmencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anakkecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dantidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.



Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sinibermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecilyang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.”Aku inginsekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”



Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kauboleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uanguntuk membeli mainan kegemaranmu .” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalumemetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itukembali sedih.



Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnyadatang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punyawaktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kamimembutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Duh, maafaku pun tak memiliki rumah.



Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” katapohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohonapel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihatanak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohonapel itu merasa kesepian dan sedih.



Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasasangat bersuka cita menyambutnya.”Ayo bermain-main lagi denganku,” katapohon apel.”Aku sedih,” kata anak lelaki itu.”Aku sudah tua dan ingin hiduptenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuahkapal untuk pesiar?”



“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku danmenggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar danbersenang-senanglah.”



Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapalyang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemuipohon apel itu.



Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maafanakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagiuntukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buahapelmu,” jawab anak lelaki itu.



“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohonapel.”Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu.”Akubenar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yangtersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohonapel itu sambil menitikkan air mata.



“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki.“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelahsekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akarpohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari,marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.



Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.



NOTE :Pohon apel itu adalah orang tua kita.Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketikakita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kitamemerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kitaakan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untukmembuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telahbertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kitamemperlakukan orang tua kita.



Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; danberterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya padakita.
Selengkapnya...

ayahku seharga 20 ribu/jam

Cerita lama, tapi saya sangat suka . Akhirnya saya copypaste aja kisah ini . Check it out


Seorang pria pulang kantor terlambat, dalam keadaan lelah dan penat, saat menemukan anak lelakinya yang berumur 5 tahun menyambutnya di depan pintu.
“Ayah, boleh aku tanyakan satu hal?”
“Tentu, ada apa?”
“Ayah, berapa rupiah ayah peroleh tiap jamnya?”

“Itu bukan urusanmu. Mengapa kau tanyakan soal itu?” kata si lelaki dengan marah.
“Saya cuma mau tahu. Tolong beritahu saya, berapa rupiah ayah peroleh dalam satu jam?” si kecil memohon.
“Baiklah, kalau kau tetap ingin mengetahuinya. Ayah mendapatkan Rp 20 ribu tiap jamnya.”
“Oh,” sahut si kecil, dengan kepala menunduk. Tak lama kemudian ia mendongakkan kepala, dan berkata pada ayahnya, “Yah, boleh aku pinjam uang Rp 10 ribu?”
Si ayah tambah marah, “Kalau kamu tanya-tanya soal itu hanya supaya dapat meminjam uang dari ayah agar dapat jajan sembarangan atau membeli mainan, pergi sana ke kamarmu, dan tidur. Sungguh keterlaluan. Ayah bekerja begitu keras berjam-jam setiap hari, ayah tak punya waktu untuk perengek begitu.”
Si kecil pergi ke kamarnya dengan sedih dan menutup pintu. Si ayah duduk dan merasa makin jengkel pada pertanyaan anak lelakinya.
Betapa kurang ajarnya ia menanyakan hal itu hanya untuk mendapatkan uang? Sekitar sejam kemudian, ketika lelaki itu mulai tenang, ia berpikir barangkali ia terlalu keras pada si anak. Barangkali ada keperluan yang penting hingga anaknya memerlukan uang Rp 10 ribu darinya, toh ia tak sering-sering meminta uang. Lelaki itu pun beranjak ke pintu kamar si kecil dan membukanya.
“Kau tertidur, Nak?” ia bertanya.
“Tidak, Yah, aku terjaga,” jawab si anak.
“Setelah ayah pikir-pikir, barangkali tadi ayah terlalu keras padamu,” kata si ayah. “Hari ini ayah begitu repot dan sibuk, dan ayah melampiaskannya padamu. Ini uang Rp 10 ribu yang kau perlukan.”
Si bocah laki-laki itu duduk dengan sumringah, tersenyum, dan berseru, “Oh, ayah, terima kasih.”
Lalu, sambil menguak bantal tempatnya biasa tidur, si kecil mengambil beberapa lembar uang yang tampak kumal dan lecek.
Melihat anaknya ternyata telah memiliki uang, si ayah kembali naik pitam. Si kecil tampak menghitung-hitung uangnya.
“Kalau kamu sudah punya uang sendiri, kenapa minta lagi?” gerutu ayahnya.
“Karena uangku belum cukup, tapi sekarang sudah.” jawab si kecil.
“Ayah, sekarang aku punya Rp 20 ribu. Boleh aku membeli waktu ayah barang satu jam? Pulanglah satu jam lebih awal besok, aku ingin makan malam bersamamu.”

Selengkapnya...

Thursday, 25 November 2010

Guru terbaik versi ADF

Pagi yang sudah lewat , tanggal 25 November 2010 seakan menjadi hari yang punya makna sendiri . Pulang ke rumah , dari mana cang? ya dari sekolahlah , oke tanpa basa basi . Kamis , 25 November 2010 , sekolah SMAN 13 melaksanakan upacara memperingati Hari Guru . Upacara pada hari ini belangsung unik , mengapa ? ya! unik , dikarenakan komposisi para petugas upacara dihuni oleh guru guru . banyak kejadian menarik dan lucu . Diantaranyaa bendera keseribet dan Lipsing yang sangat kentara . Tapi terlepas dari itu semua , yang mengharukan adalah sesi pemberian bunga dari murid ke guru . Oke , disini saya tak mau bermenye menye mengenang euforia tadi pagi . yang akan saya bahas adalah , guru terbaik di SMAN 13 versi saya . Semuanya baik tapi saya akan menuliskan guru guru yang PALING berkenan selama saya sekolah disini :)) . Siapakah mereka ?




1. Ibu Eny 
Beliau sosok pertama yang saya kagumi ketika masuk ke SMAN 13 , cara mengajar beliau tidak text book , setiap materi per babnya , dijelaskan dengan menggunakan contoh masalah yang saat itu sedang sangat hangat hangatnya . Sehingga murid bisa membayangkan dan mudah mencerna materi dari beliau . Beliau juga sanggup membuat keadaan di kelas menjadi panas seketika . panas disini adalah menciptakan debat yang membuat murid semuanya turut andil dalam debat itu . Yang satu lagi , yang saya ingat pada saat pelajaran Bu Eny adalah , beliau bahasanya "BERAT" pada saat menjelaskan , tapi mengerti atau tidak , murid murid di kelas terhenyak dan mendengar secara saksama tentan apa yang dibicarakan Bu Eny , bahkan kalau pelajaran Bu eny habis , Saya masih ingat sekali saat di X-1 , murid murid mengeluh karena jam pelajaran Bu eny sudah habis . padahal sedang seru serunya membahas Antasari Azhar pada saat itu.

2. Pak Irwan
Sosok yang sederhana , selalu tersenyum , santai dan ramah . Guru bahasa Inggris yang satu ini membuat saya sangat bersemangat belajar bahasa Inggris , apabila murid salah , beliau memberi masukan dengan santai dan senyum sehingga saya nyaman sekali menikmati pelajaran dari beliau > membuat murid berani mencoba dan tak pernah takut untuk salah ketika mencoba mengerjakan tugas dari Beliau . Kata kata yang paling saya ingat dari beliau adalah "Bahasa Inggris itu pake Taste , kalau dibikin ribet seperti bahasa Indonesia , kalian akan sulit mempelajarinya"

3. Bu retno
Tak perlu diragukan lagi kredibilitas beliau sebagai seorang guru . Biasanya PKN itu identik dengan "ngantuk, bahasa yang berat,dan membosankan". Tapi beliau selalu menghidupkan suasana kelas , pola pikirnya hebat . Saya tak bisa berkata apa apa , saya mengaguminya . Terlalu panjang untuk ditulis . Saya berharap semoga banyak guru guru seperti bu retno di negara ini .

4. Bu Septini
Guru yang doyan ngebanyol ini menurut saya guru hebat , pola pikirnya kritis sekali , Saya pertama kali diajar beliau waktu kelas XI sempat kesal . Mengapa cang ? kalo ngomentariin pedes banget , tapi seiiring waktu , saya mengerti apa maksud beliau . membuat murid mudah puas diri , dan haus akan hasil yang sempurna . Beliau menuntut murid menggunakan logika dalam memahami sosiologi , memancing pikiran murid untuk memahami 1 kata kunci yang membuat murid dapat paham konsep konsep yang beliau maksud . salut bu !!

5. Bu Peni
Sikapnya keibuan , baik , memompa semangat IPS agar jangan mau kalah dengan anak IPA . Penjelasannya cepat dan membuat murid mudah mencerna matematika . Metode belajar yang sangat langka . Masukan dari beliau semuanya bermakna buat hidup saya . Terimakasih bu :)

6. Bu Soleha
Tak dipungkiri , guru ini terkenal angker di kalangan kelas XII , saya juga aneh kenapa anak anak kelas XII takut kalo ada jam Ibu Soleha . Kalau saya dan teman saya yang bernama gilang , malah senang sama pelajaran Public Speaking dari Beliau . Kenapa senang ? Advice dari beliau sangat berarti , kiat kiat bagaimana anda dapat berbicara hebat depan publik banyak . komentarnya kritis , namun saya menganggap itu adalah lecutan buat murid agar muridnya dapat lebih baik lagi .

7. Pak Adi
Beliaulah yang menyadarkan saya untuk menghargai sejarah , beliau saksi hidup bagaimana berhadapan dengan orang komunis . Saya sangat senang sekali mendengar cerita cerita beliau saat pelajaran sejarah .

Sekian lah , guru tebaik versi saya . Urutan diatas hanya formalitas . Semua guru pada dasarnya baik , karena mereka sangat mulia sekali , mempunyai niat membimbing dan mendidik kita agar jadi orang berguna . Ada yang punya masukan ? siapa guru terbaik SMAN 13 versi kalian?
Selengkapnya...

Tuesday, 16 November 2010

Football Manager 2011 Repacked

Halo para pemain FM-ers , kabar gembira nih buat kita para pencinta game simulasi olahraga football manager , baru baru ini football manager 2011 telah dirilis , nah berikut



nah itu lah spesifikasi minimumnya , kalo yang mau maen tapi inet ga kuat buat ngunduh , silahkan aja beli kasetnya di kaskus juga banyak / download versi repackednya aja .


PENTING BANGET NIH BUAT DIBACA

INSTALL YANG OFFLINE INSTALLER
JANGAN YANG ONLINE (STEAM)




password : koflok

akhir kata , selamat bermain .. source Selengkapnya...

Saturday, 13 November 2010

Tentang kuliah dan biaya di UI

UI oh UI , universitas terkemuka di negeri ibu pertiwi ini , tahukah kalian jika universitas ini sangat ketat sekali ujian masuknya ?
jawabannya pasti "YA" . Mau tau jurusan mana aja yang paling ketat ?

Check This out Passing Grade UI IPA
1. Pendidikan Dokter : 61.83 %
2. Ilmu Komputer : 53.17 %
3. Teknik Industri : 52.33 %
4. Teknik Elektro : 51.50 %
5. Farmasi : 48.67 %
6. Teknik Komputer : 45.83 %
7. Teknik Sipil : 44.83 %
8. Teknik Mesin : 44.00 %
9. Teknik Kimia / TGP : 42.00 %
10. Pendidikan Dokter Gigi : 42.00 %
11. Arsitektur : 42.00 %
12. Teknik Metalaurgi : 41.50 %
13. Sistem Informasi : 39.50 %
14. Teknik Lingkungan : 39.17 %
15. Ilmu Keperawatan : 39.00 %
16. Matematika : 36.50 %
17. Kesehatan Masyarakat : 36.00 %
18. Kimia : 33.33 %
19. Teknik Perkapalan : 33.33 %
20. Arsitektur Interior : 30.83 %
21. Teknologi Bioproses : 30.00 %
22. Biologi : 29.33 %
23. Ilmu Gizi : 29.33 %
24. Fisika : 28.33 %
25. Geografi : 25.00 %

Berikut adalah Passing Grade Universitas Indonesia Jurusan IPS :

1. Ilmu Hubungan Internasional : 58.50 %
2. Akuntansi : 58.33 %
3. Ilmu Komunikasi : 47.67 %
4. Ilmu Administrasi Fiskal : 43.33 %
5. Manajemen : 42.00 %
6. Ilmu Administrasi Niaga : 41.50 %
7. Psikologi : 38.50 %
8. Ilmu Administrasi Negara : 38.50 %
9. Ilmu Ekonomi : 38.50 %
10. Ilmu Hukum : 38.33 %
11. Ilmu Politik : 35.83 %
12. Sastra Jepang : 35.33 %
13. Sastra Inggris :35.00 %
14. Sastra Prancis : 34.50 %
15. Bahasa dan Kebudayaan Korea : 32.83 %
16. Kriminologi : 32.50 %
17. Ilmu Kesejahteraan Sosial : 32.00 %
18. Sosiologi : 31.50 %
19. Sastra Cina : 31.00 %
20. Sastra Jerman : 30.83 %
21. Antropologi Sosial : 27.50 %
22. Sastra Indonesia : 27.00 %
23. Ilmu Perpustakaan : 26.50 %
24. Ilmu Filsafat : 26.17 %
25. Sastra Rusia : 25.83 %
26. Arkeologi Indonesia : 25.17 %
27. Ilmu Sejarah : 25.17 %
28. Sastra Belanda : 24.50 %
29. Sastra Arab : 23.17 %
30. Sastra Jawa : 20.50 %

untuk biaya , coba cek disini

Jadi udah kebayang ? mau masuk mana ?
PILIH JALANMU, GAPAI TAKDIRMU TEMPAT KUMPUL CALON MABA UI

Selengkapnya...

Gadget

This content isn't available over encrypted connections yet.